LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA ALAMI DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI MTs NEGERI WITIHAMA
Oleh
Pendidikan adalah suatu
hal yang penting dalam kehidupan manusia. Dunia pendidikan mengalami perubahan dari
tahun ke tahun. Perubahan tersebut terjadi sangat cepat sehingga memacu sekolah
untuk menerapkan pola dinamis dalam pembelajaran. Pembelajaran adalah salah satuaspekdari
kegiatan manusia secara kompleks yang tidak sepenuhnya bisa dijelaskan atau dijabarkan.
Secara lebih simpel, pembelajaran merupakan produk darii nteraksi yang berkelanjutan
antara pengembangan dan pengalaman. Secara umum, pembelajaran ialah usaha yang
dilakukan secara sadar yang dilakukan seorang pendidik untuk membelajarkan
peserta didiknya dengan memberikan arahan sesuai dengan sumber-sumber belajar
lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang diinginkan.
Salah satu upaya yang
dilakukan oleh guru dalam mewujudkan pola pendidikan yang dinamis yaitu dengan
cara memanfaatkan perkembangan media dalam kegiatan belajar mengajar.
Pemanfaatan media dapat mendukung berlangsungnya proses kegiatan belajar
mengajar yang interaktif antara siswa dan guru, salah satu media adalah menggunakan
lingkungan alam sebagai media. Dengan belajar pada alam siswa dapat mengetahui kejadian
atau peristiwa yang terjadi atau berlangsung tanpa keterlibatan manusia secara
disengaja tapi semata mata terjadi karena peristiwa alam.
Menurut Zainuddin dan
Pamungkas (2008) media adalah segala sesuatu
yang dapat dipergunakan untuk
menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, dapat membangkitkan semangat, perhatian dan kemauan
siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada diri siswa.
Sementara itu pembelajaran adalah sebuah
proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi
tidak akan berjalan tanpa
bantuan sarana penyampai pesan
atau media. Untuk menyampaikan pesan pembelajaran dari
guru kepada siswa, biasanya guru menggunakan alat bantu mengajar berupa gambar,
model, atau alat-alat lain yang
memberikan pengalaman konkrit, serta motivasi belajar. Alat bantu atau benda
yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar
dengan maksud untuk menyampaikan pesan (informasi) pembelajaran dari sumber
(guru) kepada penerima pesan peserta didik. Dalam proses belajar mengajar kehadiran
media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan
bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara.
Biologi sebagai ilmu
pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup, diperoleh melalui
proses penyelidikan/ penelitian dengan
menggunakan metode ilmiah. Metode ilmiah merupakan langkah-langkah yang digunakan
dalam mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah, yang meliputi : 1)
kemampuan menemukan masalah, 2) mencari alternatif pemecahan masalah, 3)
membuat hipotesis, 4) merancang penelitian atau percobaan, 5) mengontrol
variabel, 6) melakukan pengukuran, 7) mengorganisasi dan memaknakan data, 8)
membuat kesimpulan, 9) mengkomunikasikan hasil penelitian atau percobaan baik
secara lisan maupun tertulis (Anonim, 2003).
Oleh
karena itu, dalam pembelajaran biologi perlu diterapkan metode ilmiah sehingga
siswa akan mempunyai sikap ilmiah dalam bidang biologi. Selain itu, menurut
Saptono (2003) dalam mengembangkan pembelajaran biologi guru seharusnya
menyadari bahwa biologi bukan hanya kumpulan fakta ataupun konsep, karena dalam
biologi juga terdapat kumpulan proses dan nilai yang dapat diaplikasikan serta
dikembangkan dalam kehidupan nyata. Salah satu kegiatan yang menerapkan metode
ilmiah dalam pembelajaran biologi adalah dengan melaksanakan kegiatan praktikum
pada lingkungan atau dengan kata lain alam adalah media yang alami.
Melalui
kegiatan praktikum siswa akan melakukan kerja ilmiah sehingga dapat
mengembangkan kemampuan menemukan masalah, mencari alternatif pemecahan
masalah, membuat hipotesis, merancang penelitian atau percobaan, melakukan
pengukuran, mengorganisasi dan memaknakan data, membuat kesimpulan, dan
mengkomunikasikan hasil penelitian atau percobaan baik secara lisan maupun
tertulis. Dalam pembelajaran biologi pemanfaatan alam sebagai media atau kegiatan praktikum merupakan bagian
dari proses belajar mengajar. Amien (1987) juga mengemukakan bahwa kegiatan praktikum
pada alam merupakan salah satu kegiatan yang sangat berperanan dalam menunjang
keberhasilan proses belajar mengajar. Dengan praktikum, maka siswa akan dapat
mempelajari pengamatan langsung terhadap gejala-gejala maupun proses-prosesnya,
dapat melatih keterampilan berfikir ilmiah, dapat menanamkan dan mengembangkan
sikap ilmiah, dapat menemukan dan memecahkan berbagai masalah baru melalui
metode ilmiah, dan lain sebagainya.
Dari
sisi lain pembelajaran langsung pada alam dapat membekali peserta didik dengan
pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupannya kelak di masyarakat. Selain
itu membekali peserta didik dalam pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam
kehidupan di masyarakat terutama berkaitan dengan alam, serta membekali peserta
didik dengan kesadaran, sikap mental yang positif dan keterampilan terhadap
pemanfaatan lingkungan hidup yang menjadi bagian dari kehidupan dan memberikan
penyadaran kepada siswa agar selalu memilahara lingkungan dengan baik sebagai
wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha kuasa dan maha pencipta alam dan
segala isinya.
