BANGKITNYA PATRIOTISME DI MTSN WITIHAMA
Upacara
Hari Kebangkitan Nasional sekaligus pelepasan anakda Agussalim Kopong Sabon
yang mengikuti Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional
(PPMN) II Tahun 2016 tanggal 24 s.d 28 Mei 2016 bertempat di Bumi Perkemahan
Pantai Liang Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.
Bertindak sebagi pembina upacara bapak Raran Mangu Kader, S.Ipem (Camat Witihama)s sekaligus melepas anakda Agussalim Kopong Sabon. "Anakda Agussalim Kopong Sabon kamu tidak tidak hanya membawa diri dan keluargamu saja disana melainkan membawa nama baik MTsN Witihama Dan Kecamatan Witihama, Jadikan lakukanlah yang terbaik demi menjaga citra baik Witihama semampumu".(Camat Witihama Red)
Bertindak sebagi pembina upacara bapak Raran Mangu Kader, S.Ipem (Camat Witihama)s sekaligus melepas anakda Agussalim Kopong Sabon. "Anakda Agussalim Kopong Sabon kamu tidak tidak hanya membawa diri dan keluargamu saja disana melainkan membawa nama baik MTsN Witihama Dan Kecamatan Witihama, Jadikan lakukanlah yang terbaik demi menjaga citra baik Witihama semampumu".(Camat Witihama Red)
Turut
hadir dalam upacara tersebut jajaran FORKOMCAM (Forum Komunikasi Kecamatan
Witihama), Para Kepala Madrasah dan Kepala Sekolah, Kepala KUA Kecamatan Witihama,
Ketua Kwartir Ranting Witihama beserta jajaran, Komite MTsN Witihama, Kepala Desa
Pledo beserta jajaran, Ketua BPD Pledo, Pemuka Agama, Masyarakat dan Pemuka Adat
dan Siswa siswi RA, MI, SMP, MA/SMA/SMK Sewitihama yang tergabung dalam Korps
Kwartir ranting Witihama.
Ditempat terpisah Bapak Hasan Sanga Pure, S.Pd
Selaku Kepala dan Mabigus 009 MTsN Witihama menyampaikan harapan beliau di sela
sela acara tersebut, beliau berharap Agar seluruh masyarakat witihama dan MTsN
Witihama khususnya agar menggunakan moment yang syakral ini sebagai moment
membangkitkan kembali semangat persatuan, kesatuan, Patriotisme dan Nasionalisme
dalam menghadapi imperialisme baru yaitu imperial Dampak Negatif Perkembangan
IPTEK dan Modernisasi zaman.
Pelaksanaan upacara
yang dilaksanakan di halaman MTs Negeri Witihama belangsung hikmad dan penuh antusias dari peserta
upacara. "Ini adalah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat witihama pada
umumnya karena mampu melaksanakan upacara hari kebangkitan nasional ditengah tengah
TANDA TANDA PENYAKIT LUPA sebagian masyarakat akan mengingat perjuangan
pahlawan bangsa akan semangat patriotisme para patriot meraih kemerdekaan dan
membangkitkan NKRI dari keterpurukan dan penindasan fisik dan rohani yang
dilakukan oleh penjanjah, kiranya upacara ini mampu mengobati dan menyirami
tandusnya jiwa peserta didik akan semangat patriotisme agar mampu menjalankan
tugasnya sebagai tumpuan masa depan bangsa sebagai bentuk eksistensinya dan
sebagai implementasinya UUD 1945". Tutur Ketua Komite MTsN Witihama (Bapak
Jamil Demon Sesa, A.Ma.Pd).
Hari Kebangkitan Nasional ini jatuh pada tanggal
20 Mei 2016 yang merupakan peringatan ke 108 Tahun Bangsa Indonesia. Makna Hari
Kebangkitan Nasional sendiri bisa mengacu kepada Masa di mana Bangkitnya Rasa
dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk
memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah
muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Dan diambilnya tanggal 20 mei
ternyata bertepatan dengan berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) . dan ikrar
Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928) menjadi momen besar lainnya dalam masa
kebangkitan. Tokoh tokoh yang berpengaruh dalam masa kebangkitan nasional ada
banyak ,sebut saja sedikit disini seperti Sutomo , Ir. Soekarno , Dr. Tjipto
Mangunkusumo , Raden Mas Soewardi Soerjaningrat / Ki Hajar Dewantara) , dr.
Douwes Dekker dll . (Muslin & HasanSanga RED).



