MTsN Witihama Tunaikan Bantuan TSM
MTsNWitihama, Senin (22/08/2016) Melalui Surat Keputusan Kepala MTsN
Witihama nomor B-329/MTs.20.13/PP.00.5/08/2016 tanggal 16 Agustus 2016 tentang
Penetapan Siswa-Siswi Penerima Bantuan Transportasi Siswa Miskin Non Penerima
Manfaat Program Bantuan Siswa Miskin / Indonesia Pintar Tahun Ajaran 2016-2017.
MTsN
Witihama menunaikan kewajiban tersebut dengan membayar tunai bantuan
transportasi siswa miskin non penerima BSM kepada 54 siswa-siswi yang
didampingi oleh orang tua walinya. Siswa-siswi tersebut merupakan siswa-siswi yang
berasal dari luar kompleks MTsN Witihama dan mempunyai jarak tempuh yang cukup
jauh serta memerlukan biaya transportasi dari dan ke MTsN Witihama.
Kegiatan
tersebut dilangsungkan di aula mini MTsN Witihama pada sabtu (20/08/2016) yang
dirangkai dengan kegiatan serah terima meubelair dari komite ke madrsah serta
kegiatan serah terima buku rekening BSM kepada 40 orang siswa-siswi beserta
orang tua wali. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala MTsN Witihama, Ketua Komite
MTsN Witihama beserta jajaran dan segenap hadirin peserta rapat yang terdiri
dari 95 orangtua murid bersama anak anak penerima manfaat Program Bantuan Siswa
Miskin (BSM) / Program Indonesia Pintar dan Bantuan Transportasi Siswa Non
Penerima Manfaat BSM serta dewan guru dan staf TU MTsN Witihama.
“MTsN
Witihama telah menganggarkan secara khusus bantuan ini lewat anggaran Dana BOS
yang di amanatkan pemerintah dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
Tahun Anggaran 2016, serta mengingat kurang lebih 35% siswa-siswi MTsN Witihama
bertempat tinggal diluar kompleks MTsN Witihama dan membutuhkan biaya
transportasi dari dan ke madrasah. Ungkap HSP
Lebih
lanjut Hasan Sanga Pure menyampaikan bahwa, “Bantuan ini selain mengurangi
angka putus sekolah dan memotivasi belajar siswa-siswi sebagai tujun utama
madrasah, juga sebagai magnet penunjang bagi siswa dan orang tua wali agar
tetap mau bersekolah dan menyekolahkan anaknya di MTsN Witihama karena sejak
penegriannya MTsN Witihama selalu membayarkan bantuan tersebut dan hal itu
diikuti dengn berkembangnya animo yang signifikan dari siswa dan orang tua wali
dari luar kompleks untuk mau bergabung dengan keluarga besar MTsN Witihama.
Tutup HSP saat dikonfimasi di ruang kerjanya.
Dalam
sejarah panjang berdirinya MTsN Witihama, tahun ajaran ini merupakan tahun
pemecah rekor siswa terbanyak dari mulai berdirinya madrasah pada tahun 70-an
hingga sekarang. Menurut data EMIS MTsN Witihama sebanyak 194 siswa-siswi telah
resmi berseragam MTsN Witihama. Komposisi siswa tersbut antaranya 67 siswa luar
kompleks dan sisanya berasal dari dalam kompleks. Dari 67 siswa luar kompleks
54 sebagai penerima bantuan TSM dan 8 siswa penerima manfaat BSM/PIP sisanya
adalah anak yang tidak memenuhi syarat penerima kedua bantua tersebut. (MSN)
